lintasterkini

Lintas Terkini5 Tanaman Hias Yang Bakal Viral Di Tahun 2021, Di periode wabah Covid 19 ini, sejumlah besar warga habiskan waktu di dalam rumah. Untuk isi waktu senggang mereka, rutinitas baru juga tampil misalkan memiara ikan cupang bahkan juga jadi kolektor tanaman hias.

Salah satunya tanaman hias yang sempat trending ialah tanaman janda bolong. Tetapi ada lima tanaman hias yang sempat viral dan ada banyak di cari oleh warga.

5 Tanaman Hias Yang Bakal Viral Di Tahun 2021

1. Aglaonema

Aglaonema adalah spesies tanaman hias yang dekat disebutkan ‘Sri Rezeki’ atau Chinese Evergreen. Tanaman ini baik sekali tumbuh wilayah tropis. Ketenaran tanaman ini sedang naik sebab perawatannya yang lumayan gampang dan penampilannya yang elok.

Diambil dari Plant Care Today, tanaman ini cuman mempunyai toleransi rendah pada temperatur yang dingin. Aglaonema tidak mencintai ada dalam temperatur udara di bawah 16 derajat Celcius.

Disamping itu, tanaman bernama latin aglaonema commutatumini dipandang dapat bawa elemen positif di dalam rumah. Sesuai namanya ‘rejeki’ diinginkan saat mempunyai tanaman ini akan bawa banyak peruntungan di dalam rumah.

Tanaman aglaonema ini cukup efisien hilangkan polutan rumah tangga seperti formaldehida dan benzena yang ada pada udara. Jumlahnya varietas aglaonema menjadi opsi untuk hiasan di dalam rumah. Tanaman ini dapat dibandrol mulai harga beberapa ratus ribu sampai jutaan rupiah.

2. Anthurium

Anthurium terhitung tanaman dari keluarga Araceae, seperti dikutip Britannica. Tanaman berdaun cantik ini masih berkerabat dengan beberapa tanaman hias terkenal seperti aglaonema, philodendron, keladi hias, dan peruntukana.

Dalam keluarga araceae, anthurium ialah genus dalam jumlah tipe paling banyak, di prediksi ada seputar seribu tipe anggota marga anthurium, diambil dari Just Addice Orchids.

Anthurium ialah tanaman hias tropis yang mempunyai daya magnet tinggi selaku percantik ruang sebab wujud daun dan bunganya yang cantik.

Tanaman ini terhitung tipe tanaman evergreen atau mungkin tidak mengenali periode dormansi. Di alam liar, umumnya tanaman ini hidup secara epifit dengan melekat di tangkai pohon dan dapat hidup secara terestrial di landasan rimba.

Daun biasanya memiliki warna hijau tua dengan urat dan tulang daun besar dan mencolok, hingga membuat figur tanaman ini terlihat kekar namun pancarkan keanggunan ketika telah dewasa.

3. Philodendron

Tanaman hias yang ada banyak di cari selanjutnya ialah tipe tanaman Philodendron. Philodendron adalah tanaman hias daun yang banyak di sukai oleh kelompok pecinta dan pencinta tanaman hias.

Keelokannya tidak kalah dari tanaman puring sebab mempunyai keelokan daun dan keberagaman tipe, hingga kerap kali tanaman ini jadi sisi dari koleksi tanaman hias oleh beberapa kolektor.

Philodendron ialah tanaman yang mempunyai peranan selaku komponen pembentuk taman rumah. Sekarang ini ada lebih dari 500 spesies tanaman philodendron di penjuru dunia.

Tanaman asal rimba tropis Amerika ini gampang perawatannya, seandainya di tanamkan di media gembur dan di tempatkan pada tempat teduh.

Wujud daun tanaman ini berbagai macam, ada yang lonjong berbuntut lancip, wujud hati atau jantung, serupa gergaji atau daun pepaya. Keelokan tanaman philodendron nampak dari wujud dan warna tangkai yang bermacam. Wujud tangkai biasanya bundar, diameter beragam (bergantung usia tanaman).

Ada tipe Philodendron yang warna belang yang saat ini banyak mulai di sukai oleh beberapa pehobi atau kolektor yakni Philodendron variegata. Daunnya menarik dengan kombinasi empat warna yakni hijau, kuning muda, merah dan putih.

Tanaman ini termasuk tipe tanaman yang tahan panas, dan tahan ternaung. Jadi, dia dapat di tanamkan dimanapun baik di taman atau di teras, selaku tanaman indoor.

Philondendron mempunyai salah satunya zat yang berguna untuk meresap pencemaran yakni zat polutan, seperti diambil Ferns n Petals. Zat polutan yang itu namanya ‘formaldehid’ yang umum ada pada bahan busa dan partikel debu pada bahan karpet, yang dengan jumlah banyak akan bikin rugi kesehatan dan mempunyai potensi menyebabkan kanker. Lewat pendayagunaan tanaman Philodendron selaku tanaman indoor, bisa meresap zat pencemaran itu.

4. Alocasia

Alocasia adalah genus yang termasuk dalam kerabat Araceae. Tanaman ini masih satu keluarga dengan Aglaonema (Sri rejeki), Caladium,dan Anthurium.

Habitatnya ialah wilayah tropis dan subtropis di Asia, Oceania dan Amerika Selatan. Kabarnya, nama Alocasia berawal dari Amerika Selatan. Di Asia, tanaman ini tumbuh dari India sampai Taiwan, Indonesia sampai China.

Pada umumnya Alocasia adalah tanaman yang tumbuh dengan cahaya matahari yang partial. Dari sisi ketahanan pada sinar matahari, peruntukana bisa dipisah ke dalam dua tipe, seperti diambil Greenery Unlimited.

Pertama, tipe yang sanggup menyesuaikan dengan cahaya matahari langsung. Tipe yang tahan dengan pancaran cahaya matahari diantaranya A. Microrrhizos dan A. Portei. Dua tipe ini bisa berupa pohon.

Tipe yang mencintai tempat teduh. Alocasia tipe ini biasanya tumbuh pendek, seperti A.nebula dan A. Silvery Dwarf. Tipe ini akan terbakar dan layu jika ditaruh di ruangan terbuka.

Alocasia yang pendek mencintai tempat teduh, sedang tipe yang berupa pohon bisa ditempatkan di ruangan terbuka yang peruntukan sinar matahari mencukupi.

Untuk seni tanaman, beberapa pecinta Alocasia memakai pot keramik yang susah di lubangi. Pada keadaan semacam ini, Anda harus memerhatikan penyiramannya. Janganlah sampai kelebihan air sebab bisa menghancurkan perubahan tanaman.

5. Calathea

Tanaman hias paling akhir yang ada banyak dicari ialah Calathea atau kalatea. Keunikan kalatea ialah daunnya besar, lonjong tetapi ada juga macamnya dengan daun berupa kipas.

Biasanya mempunyai garis – garis ciri khas di daunnya. Jika jadi perhatian secara cermat, daunnya seakan digambar tangan dengan pola seperti baju. Tanaman ini berawal dari daerah tropis Amerika dan kerap digunakan selaku tanaman pot indoor atau outdoor.

Calathea tumbuh dalam rumpun, adalah tanaman herbacepus menahun dengan tangkai lunak. Tunasnya berawal dari akar rimpang atau umbi yang berada di permukaan tanah.

Sebagian besar tipe Kalatea yang pas ditanamkan dalam pot, tidak perlu banyak sinar. Atau bisa juga hidup dengan sinar bikinan di rumah, khususnya semi teduh.

Langkah terhebat dalam penempatannya ialah di jendela segi timur. Pada status ini, dia akan mempunyai cukup sinar untuk memberi warna daun secara benar, dan panas matahari pagi tidak terlalu menyiksanya.

Harus di ingat jika Calathea tidak mencintai angin dan ketidaksamaan temperatur yang tajam. Tipe ini berkembang baik sekali di kelembapan udara dan temperatur tinggi di kisaran 65-80 derajat celsius, seperti diambil Ambius.

Penyiraman tanaman hias yang ada banyak dicari ini kelihatannya membutuhkan sedikit insting dan keakuratan supaya konsumsi airnya cukup. Hal tersebut sebab penyiraman yang begitu sedikit mengakibatkan daunnya layu dan menggulung. Sedang, penyiraman terlalu berlebih bisa memacu munculnya penyakit.

You may also like