Lintasterkini

Lintas TerkiniBeberapa Pilihan Olahraga Untuk Ibu Hamil, Olahraga di periode kehamilan adalah kunci khusus untuk mempertahankan kesehatan ibu hamil dan janin. Tidak itu saja, olahraga dengan teratur saat hamil dapat memberikan dukungan proses persalinan supaya lebih lancar nanti. Untuk ketahui faedahnya lebih jauh, silahkan baca artikel di bawah ini. Kehamilan kemungkinan membuat Bumil berasa lebih gampang capek atau rasakan keluh kesah tertentu, seperti ngilu punggung dan sembelit. Tetapi, janganlah sampai Bumil putus asa untuk olahraga karena hanya argumen itu, ya. Olahraga di periode kehamilan penting untuk dilaksanakan dengan teratur supaya keadaan kehamilan Bumil dan janin masih tetap sehat.

Beberapa Pilihan Olahraga Untuk Ibu Hamil

Olahraga di periode kehamilan memanglah bisa memberinya banyak faedah untuk ibu hamil. Ada banyak opsi tipe olahraga yang dapat Bumil kerjakan, salah satunya :

  • Jalan rileks.
  • Berenang.
  • Aerobik khusus ibu hamil.
  • Menari.
  • Yoga dan pilates.
  • Senam ibu hamil.

Selainnya beragam tipe olahraga di atas, beraktivitas setiap hari, seperti membenahi rumah, sebagai aktivitas fisik yang bagus untuk jaga badan Bumil masih tetap aktif. Supaya masih tetap sehat dan bugar, Bumil dianjurkan untuk teratur olahraga sepanjang 30 menit tiap hari atau minimum 3x satu minggu. Tetapi, Bumil seharusnya selekasnya stop olahraga bila alami keluh kesah atau tanda-tanda tertentu, seperti sakit di kepala, ngilu dada, pendarahan atau keluarnya cairan lain dari vagina, kontraksi terus-terusan pada kandungan, napas sesak, detak jantung cepat, dan minimnya gerakan janin.

Disamping itu, tidak boleh olahraga melewati kekuatan. Nach, langkah paling mudah untuk mengetahui olahraga yang sudah dilakukan sudah melewati kekuatan ialah saat Bumil mulai berasa susah bicara atau berasa sesak saat olahraga. Bila Bumil alami keadaan itu, cepatlah istirahat sesaat. Untuk menahan berlangsungnya cidera atau permasalahan kesehatan sepanjang hamil, Bumil seharusnya menghindar beberapa macam olahraga atau aktivitas berikut :

  • Olahraga beregu yang banyak mengikutsertakan adu fisik, seperti basket dan sepak bola.
  • Scuba diving, karena beresiko memunculkan penekanan dalam kandungan yang bisa mencelakakan janin.
  • Pergerakan yang bisa tingkatkan resiko jatuh, misalkan melonjak.
  • Olahraga dengan tempo cepat dan memerlukan peralihan gerakan badan secara cepat, seperti badminton, tenis, atau bela diri.

Walau olahraga penting untuk dilaksanakan, ada beberapa kondisi tertentu yang membuat ibu hamil disarankan untuk waspada saat olahraga atau bahkan juga menghindar olahraga. Berikut ialah beberapa keadaan yang diartikan :

  • Masalah pada leher kandungan.
  • Tekanan darah tinggi saat hamil.
  • Penyakit jantung dan paru, ngilu persendian, anemia, dan diabetes yang tidak teratasi secara baik.
  • Pernah atau beresiko alami persalinan prematur.
  • Pernah keguguran sekitar 2x ataupun lebih.
  • Pendarahan dari vagina atau ada bintik darah di celana dalam.
  • Keadaan leher kandungan atau serviks kurang kuat.
  • Status plasenta rendah.

Olahraga dengan teratur bisa menolong Bumil menangani peralihan fisik sepanjang kehamilan dan membuat stamina untuk hadapi persalinan. Tetapi, saat sebelum olahraga, kontrol diri ke dokter lebih dulu, terutama bila Bumil mempunyai beberapa kondisi yang sudah disebut sebelumnya.

You may also like