Lintasterkini

Lintas TerkiniGame Android Terbaik Di Dunia Tahun Ini 2021, Google Play bukan sekadar toko program dan game buat piranti Android. Service dari Google yang awalnya namanya Android Pasar ini sudah menjelma jadi tempat developer program dalam beradu kreasi dan pengembangan. Tidak salah, ini membuat pemakai Android makin termanjakan oleh bermacam program dan game berkualitas.

Usaha developer untuk menyuguhkan kreasi terbaik di program bikinannya tidak lepas dari sorotan Google. Karenanya, Google melangsungkan gelaran Google Play Awards semenjak 2016. Gelaran ini mempunyai tujuan untuk memberikan animo paling tinggi untuk program dan game dengan kualitas hebat.

Desember 2020, Google Play Awards kelima sudah sukses diadakan. Pada penyelenggaraan kesempatan ini, ada lima kelompok penghargaan. Bukan hanya program dan game, tapi juga buku, film, dan nominasi opsi beberapa pemakai. Tetapi, yang akan kita babat saat ini ialah masalah game. Ingin tahu apa gamenya. Baca satu demi satu di bawah ini :

Game Android Terbaik Di Dunia Tahun Ini 2021

1. Genshin Impact

Genshin Impact masih ‘anak bawang’ bila disaksikan kapan game ini nongkrong di Google Play Store. Game garapan developer miHoYo ini baru berada di Google Store pada September 2020. Tidak disangka hadirnya mendapatkan ketertarikan tinggi dari pencinta game.

Hal tersebut ditunjukkan dengan angka unduhan dari game penjelajahan ini yang capai lebih dari 10 juta. Saat itu, lebih dari 1 juta orang memberikan pembahasan, dan hasilkan peringkat 4,5 dari optimal 5. Dari sisi jalan cerita, Genshin Impact memang panjang.

Karena, pemain diwajibkan lakukan eksplorasi di dunia terbuka (open-world). Yaitu untuk berjalan, memanjat, berenang, terbang, mengolah, sampai bertanding. Kemampuan game ini berada di hidangan diagram (seperti panorama) dan dampak suara yang memikat. Kesan yang muncul juga seolah – olah seperti mainkan game di konsol.

2. Spongebob : Krusty Cook Off

Apa yang terjadi bila semua kelucuan aneh di kartun SpongeBob disalin ke sebuah game. Rupanya segi jenakanya benar-benar tidak raib. Ini muncul karena jalan cerita yang diadaptasi persis sama sama yang berada di filmnya.

Game buatan Nukebox Studios dan Tilting Poin ini termasuk simpel. Yaitu hanya replikasi mengolah di Krusty Krab, berikut kebebasan untuk mendekorasi restaurant dan penyesuaian baju watak. Walau demikian, rasa ingin tahu orang untuk mainkan game ini tidak dapat dibendung.

3. Brawlhalla

Brawlhalla awalannya dibuat untuk PC dan beberapa konsol game. Baru pada Agustus 2020, si developer, Blue Mammoth Game, sediakan game ini untuk piranti Android dan iOS lewat Ubisoft. Game play yang dihidangkan Brawlhalla cukup memikat buat kelas game pertempuran.

Seorang pemain diwajibkan pilih satu watak untuk bertanding untuk menaklukkan satu demi satu lawan di satu tempat. Kemenangan yang dicapai jadi ticket untuk terhubung ke stage seterusnya. Bukan hanya stage kelanjutan yang didapatkan, tapi juga skin, emotikon, watak baru, dan sebagainya.

Dalam tempat pertempuran, pemain dapat keluarkan gempuran, senjata, jurus, melonjak, dan berjalan cepat. Pertempuran semakin hebat karena kamu dapat bermain dengan beberapa model. Diantaranya ialah model Free For All, alias 4 pemain online bertanding di satu tempat. Menariknya, model itu dapat menghadapkan pemain dari bermacam basis (cross-play). Adapun game ini bisa juga dimainkan secara offline.

4. Bullet Echo

Game tactical battle-royale kenyataannya bisa juga dibungkus dengan diagram simpel dengan game play top down (sorotan di atas). Berikut Bullet Echo, sebuah game dari ZeptoLab yang melaju di Play Store pada Mei 2020. Game ini menuntut kecepatan dan insting dari pemain untuk dapat menerka adakah lawan disekelilingnya.

Masalahnya dalam tempat yang misteri, radius penglihatan pemain terbatas, cuman ada cahaya senter yang menolong. Pemain harus juga peka pada suara gerakan musuh. Salah mengambil cara dapat berbuntut kalah karena ketembak.

Bullet Echo sediakan bermacam watak dengan kekuatan yang bermacam jenis. Sejauh permainan, kamu akan mendapatkan bermacam poin seperti peralatan persenjataan. Adrenalin dan serunya dipercaya akan terpicu dalam model bermain sendirian atau bergerombol.

5. GWENT : The Witcher Card Game

Developer game dari Polandia, CD Projekt Red, pasti ingin mengulang-ulang keberhasilan besar seperti saat menghasilkan The Witcher 3: Wild Hunt. Game itu raih 18 penghargaan prestise semenjak melaju pada 2013. Salah satunya penghargaan yang dicapainya ialah Most Anticipated Game dari The Game Awards 2014.

Tetapi, CD Projekt Red tidak lalu mem-porting game ini untuk piranti Android. Mereka juga coba menyuguhkan watak-karakter epik di The Withcer ke game permainan kartu yang dinamakan “Gwent”. Gwent: The Witcher Card Game tidak seperti game permainan kartu biasanya.

Game yang melantai di Google Play Store pada Maret 2020 ini cuman memperkenankan pemain untuk keluarkan satu kartu tiap gantian. Ini membuat pemain perlu memutar otak membuat taktik untuk dapat memenangkan dua dari 3 ronde.

6. Legends Of Runeterra

Developer game asal Amerika Serikat, Riot Game, tidak pernah keluar dari jenis MOBA semenjak mengeluarkan League of Legends (LoL) pada 2009. Sepuluh tahun berlalu, mereka coba banting kemudi dengan menghasilkan beberapa game dengan bermacam jenis. Diantaranya ialah Legends of Runeterra yang disebut game permainan kartu.

Sama dengan Gwent yang mengadopsi watak dari The Withcer, Legends of Runeterra diwarnai oleh watak karakter dari League of Legends. Ini membuat beberapa pemain setia LoL tidak akan asing saat masuk dunia Runeterra. Konsep game ini serupa dengan game permainan lain, seperti Yu-Gi-Oh. Yaitu serang lawan untuk habiskan Hit Poin.

Tetapi, kesan di Legends of Runeterra betul – betul seperti game MOBA karena yang terserang ialah Nexus (seperti turret). Saat akan mainkan game ini, pemain perlu pilih kartu secara bebas. Ketentuannya, pemain harus ambil dua region kartu dari 7 yang disiapkan. Ada tiga tipe kartu di sini : Champion, Pengikut, dan Spells (sichir).

7. The Seven Deadly Sins : Grand Cross

Game apa yang berada di benakmu saat dengar nama developer Netmarble? Apa RF (Rising Force) Online? Pas sekali, developer game asal Korea Selatan itu populer dengan gim – gim bergenre RPG (Role-Playing Game). Walau demikian, tidak seluruhnya game yang mereka membuat bergenre RPG.

8. Cookies Must Die

Google Play Awards 2020 memberikan penghargaan ke gim – gim hasil ramuan pribadi atau developer kecil yang mandiri. Terakhir game ini disebutkan dengan game indie. Satu dari 5 game yang raih penghargaan sebagai yang terbaik ialah Cookies Must Die dari developer Rebel Twins.

Bila membaca namanya, beberapa orang kemungkinan menduga game ini mengenai mengolah kue. Rupanya game ini sepintas seperti Metal Slug atau Cyborg Kuro Chan, tapi tugasnya ialah menaklukkan monster – monster memiliki tubuh kue. Mereka yang rindu dengan 2 game di PS 1 itu dapat bernostalgia melalui Cookies Must Die

Kamu tidak perlu tersambungsi dengan internet untuk mainkan game ini. Cukup tentukan watak karakter lucu yang disiapkan, musuh beberapa lawan, dan peroleh uang untuk tingkatkan peralatan senjata.

9. GRIS

Pinjam kalimat Pladidus Santoso dari Jagat Ulasan, GRIS seperti kreasi seni yang hidup. Pernyataan ini tidak terlalu berlebih untuk sebuah game platformer yang ditangani oleh developer kecil, Nomada Studio. Saat mulai mainkan game ini, kamu akan dibawa ke dunia abstrak yang penuh teka – teki.

Seorang gadis dengan muka sayu jatuh dari tangan raksasa menjadi pembuka set. Dia Gris, yang coba mengobati kepedihan sambil buka cakrawala mistis. Tidak ada lawan yang perlu ditantang oleh Gris. Dia cuman harus terus berjalan, berenang, dan terbang buat menyusun ceritanya sendiri.

Game ini tidak tampilkan text, peta, atau panduan apa saja. Semuanya memercayakan insting dan nalar dari sang pemain untuk dapat menebak tiap visualisasi lambang, suara, dan warna. Game ini sudah raih 9 penghargaan semenjak dikeluarkan untuk Nintendo, macOS, dan Windows pada November 2018.

10. Inbento

Tidak seperti GRIS yang disebut teka – teki penuh mistis, inbento ialah teka – teki yang dapat membuat situasi hati sang pemain berseri – seri. Terutamanya bila sang pemain ialah beberapa anak. Game ini tidak menuntut otak untuk berusaha keras. Cuman perlu kecermatan untuk menyaksikan ruangan kosong dalam kotak bento.

Pekerjaan kamu ialah menolong sang kucing penyaji makanan untuk pilih poin makanan untuk dapat diatur secara pas ke kotak bento. Poin makanan itu dapat nasi, sushi, buah, sayur, dan lain – lain. inbento sudah ada di Google Play Store semenjak September 2019.

You may also like